Saatnya Kaum Muda Memimpin

hatta2.jpg

Tulisan di Kompas (7/11) berjudul Selamat Jalan Pemimpin Tua, menguatkan gugatan bahwa tahun 2009 (paling lambat 2014) adalah saatnya orang muda memimpin.

Setelah sepuluh tahun gerbong reformasi terbengkalai dan dipenuhi oleh para ‘bajing loncat’, maka kini saatnya kaum muda mengambil alih kepemimpinan dan menjadi kekuatan baru Indonesia. Lewat jalan mana? Lewat jalan republik, lewat jalur demokrasi.

Komaruddin Hidayat, Rektor UIN Jakarta di Kompas (7/10) mengungkapkan, ada tiga syarat utama seorang pemimpin. Pertama, seorang pemimpin harus visioner, mampu melihat ke depan bagaimana membuat perencanaan strategis jangka panjang agar bangsa dan rakyatnya kian maju, bukan terperosok mundur.

Kedua, mampu menggerakkan orang-orang terdekatnya sehingga muncul teamwork yang solid dan antusias untuk melaksanakan visinya.

Ketiga, memiliki inisiatif yang bisa dijelaskan kepada orang lain sehingga memperoleh dukungan luas dari rakyatnya.

Kita, khususnya saya dan teman-teman yang memiliki kesempatan emas untuk belajar di negeri Belanda, bersama-sama dipanggil untuk kembali memperkuat idealisme dan visi ke depan dengan serta menegaskan sikap kita untuk memihak kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

indon_vereniging_01.jpgTahun depan adalah peringatan 100 tahun Perhimpunan Hindia atau Indische Vereniging sebagai organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Belanda yang didirikan tahun 1908.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi ini berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia (PI). Majalah mereka, Hindia Poetra, kemudian juga berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Mari kita bersama-sama menggali kembali semangat para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Belanda dan menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia (dalam usia muda).

Sebagai the rising generation, kini saatnya kita sebagai putra-putri bangsa yang segar dan energik, membuktikan bahwa orang muda mampu mewujudkan hararapan dan cita-cita para pendiri.

Kesadaran adalah matahari,

Kesabaran adalah bumi,

Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata!

 

Keterangan:

- Foto Mohammad Hatta diambil dari sini.

- Tentang Indische Vereeniging, bisa dilihat di sini.

3 Comment(s)

  1. Kalau bicara soal kebangkitan bagi para remaja, fokusnya bagi remaja di daerah atau remaja di ibukota?? Alias remaja di daerah atau remaja di perkotaan.

    Kalau remaja diperkotaan , OK. MEreka punya apa yang menjadikan mereka menggapai apa yang diharapkan. Tetapi kalau remajad di daerah mau bicara apa???/

    ladokutu | Nov 12, 2007 | Reply

  2. aku menulis lanskap politik ekonomi kaum muda di media indonesia sbg jawaban atas kritik pada artikrl sebelumnya; saatnya kaum muda memimpin. tks

    yudhie haryono | Dec 1, 2007 | Reply

  3. Boz…. aku baru jingok-jingok blog njenengan. Aku rasanya pernah ketemu njenengan di Atma Jogja. Muka ini tidak asing bagiku tampaknya.
    Angkatan berapa ya di Atma? Aku di EM angkatan 91.
    Menarik melihat tulisan-tulisan njenengan. Coba gabung ama milis temen-temen di Atma, di uajynet, kamajaya, alumni.fe.uajy.net.

    Tulisan-tulisannya luar biasa…..

    Aba'k | Apr 22, 2008 | Reply

Post a Comment