Swara Wageningen: Sekali di Udara Tetap di Udara

Sejak sebulan ini, radio internet Swara Wageningen milik warga desa Wageningen mengudara (hampir) tiap malam (pukul 21.00-23.00). Pengennya, sekali di udara tetap di udara. Sekali merdeka, tetap merdeka! (Lho, ini kan semboyan RRI!)Swara Wageningen digawangi oleh para penyiar dadakan: Masboi (Sabtu malam), Joni (Minggu malam), Jiman (Senin malam), Kosong* (selasa malam), Zeffry (Rabu malam), Naresh-Rani (Kamis malam), Ujang Rian-Encep Ahmad (Jumat malam). Jadi, yang Kosong* ini sementara ini belum ada penyiarnya. Tetap siaran, tapi tanpa penyiar.

100_0424-siaran1.jpg

Sabtu malam ini, masboi kembali on air. Silakan memonitor. Oh, ya. Cara memonitornya gampang. Silakan meng-add id ym: swara_wageningen. Setiap akan on air, si ym akan hidup. Dan di tag ym tersebut, akan diberikan linknya. Tinggal klik, dan Anda sudah mendengarkan Swara Wageningen.

Lumayan, kan! Di negeri Belanda yang jauh, kita masih bisa dengerin lagu-lagu Indonesia. Bahkan lagu-lagu daerah dan dangdut. Rasanya seperti berada di warteg atau warkop di jalur pantura.

Keterangan:

Gambar 1: Logo Swara Wageningen

Gambar 2: Masboi dan dr. Lila, dalam acara Bincang Kesehatan dengan topik: “Tetap Sehat di Musim Dingin.

1 Comment(s)

  1. hebat euy, mhsw indo di belanda punya radio :D .. salut :D

    ratna | Dec 2, 2007 | Reply

Post a Comment