Kemana Penyanyi Cilik Kita?
By masboi on Jan 31, 2008 in Serba-Serbi
Setelah generasi penyanyi cilik seperti Joshua, Agnes Monika, Sherina, dan Tasha, dan lain-lain; kini Masboi tidak tahu lagi bagaimana perkembangan penyanyi cilik di Indonesia.
Yang terakhir Masboi kenal, Tasha, dengan lagunya “Libur Telah Tiba”, dan satu lagu “Jangan Takut Gelap” yang dinyanyikan bersama Duta Sheila on 7. Setelah itu, mereka kebanyakan menghilang. Sementara penyanyi cilik yang baru belum juga muncul. Ajang pencari bakat semacam AFI Junior pun hilang dari peredaran.
Masboi yakin, Anda pasti senang melihat penyanyi cilik yang punya kemampuan menyanyi dan suara yang tinggi-melengking. Ekspresi mereka yang tulus, culun, imut, membuat pendengarnya tersentuh — bahkan kadang menitikkan air mata.
Ngomong-ngomong tentang penyanyi cilik, ada seorang penyanyi cilik (sekarang bukan tergolong penyanyi cilik lagi, usianya 16 tahun).
Namanya Declan Galbraith. Declan dan keluarganya tinggal di kota kecil bernama Hoo, dekat Rochester, Kent. Bakat menyanyinya menurun dari sang kakek, Poppy Ben, seorang musisi dan penyanyi band. Kakek ini sering membawa Declan kecil ketika dia bermain.
“Saya harus duduk berjam-jam menyaksikan Popy Ben dan musisi, dan mendengarkan musik mereka,” ujar Declan. Declan sendiri mulai menyanyi pada usia dua tahun. “Ada banyak kenangan pertama dalam hidup saya, dan itu adalah menyanyi.”
Talentanya mulai diakui pertama kali ketika dia berusia tujuh tahun. Dia mendesak untuk tampil spontan pada acara Rochester Dickens Festival, sebuah pesta dimana orang-orang diundang untuk mengenakan kostum Victoria untuk merayakan kehidupan penulis terkencal, Charles Dickens dan kaitannya dengan kota mereka.
Ketika Declan kecil yang berbaju chimney mulai menyanyi, orang-orang pun terpana oleh suaranya. Setelah itu, dia mulai mengikuti kontes lokal dan dalam satu tahun, dia memenangkan 15 gelar dan uang lebih dari £1,000.00. Sebagian uang tersebut dia tabung, dan sebagian lagi dia gunakan untuk memenuhi hobinya yang lain: game komputer, basket, dan sepakbola.
Beberapa lagu yang dinyanyikan Declan Galbraith antara lain Imagine, yang ditenarkan oleh John Lennon, dan Tell Me Why? Silakan dengarkan suara bening Declan dan baca syair lagunya. Mudah-mudahan, ada something burning inside! Coba saja…
Imagine
Imagine there’s no heaven
It’s easy if you try
No hell below us
Above us only sky
Imagine all the people
Living for today…Imagine there’s no countries
It isn’t hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace…You may say I’m a dreamer
But I’m not the only one
I hope someday you’ll join us
And the world will be as oneImagine no possessions
I wonder if you can
No need for greed or hunger
A brotherhood of man
Imagine all the people
Sharing all the world…You may say I’m a dreamer
But I’m not the only one
I hope someday you’ll join us
And the world will live as one
Tell Me Why
In my dream, children sing
A song of love for every boy and girl
The sky is blue and fields are green:
And laughter is the language of the world
Then i wake and all i see
Is a world full of people in needTell me why(why) does it have to be like this?
Tell me why (why) is there something i have missed?
Tell me why (why) cos i don’t understand
When so many need somebody
We don’t give a helping hand Tell me why?
Everyday i ask myself
What will i have to do to be a man?
Do i have to stand and fight
To prove to everybody who i am?
Is that what my life is for
To waste in a world full of war?Chorus:
Tell me why? Tell me why?
Tell me why? Tell me why?
Just tell me why, why, why?Chorus:
Chorus chant:
Tell me why (why, why, does the tiger run)
Tell me why (why, why, do we shoot the gun)
Tell me why (why, why do we never learn)
Can someone tell us why we let the forest burn?
(why, why do we say we care)Tell me why (why, why do we stand and stare)
Tell me why (why, why do the dolphins cry)
Can some one tell us why we let the ocean die?
(why, why if we’re all the same)
Tell me why (why, why do we pass the blame)
Tell me why (why, why does it never end)
Can some one tell us why we cannot just be friends?
Why, why

bukankah kebanyakan penyanyi cilik itu sekarang main shitnetron?
itikkecil | Feb 1, 2008 | Reply
tunggu saatnya kali
saat saya ciptaken penyenyi cilik itu
hehe, mang pabrik
tapi, kangen juga seh
lama gak lihat bocah2 imut itu melengak lenggok dalam senandung
Donet Sasa | Feb 1, 2008 | Reply
emangnya di kita ada yach penyayi cilik??, bukannya entertainer cilik……
efrian | Feb 1, 2008 | Reply
industri mas boi…
penyanyi cilik yg pure mungkin dirasa kurang menjual…
jadi sedih
cyn | Feb 1, 2008 | Reply
Thanks, jadi ingat film “the cure”
meis | Feb 1, 2008 | Reply
Dari pada nanti dibajak melulu, mending ngak usah jadi penyanyi…
Nayel | Feb 13, 2008 | Reply
Hmmm, masbois, sekarang yang ada anak-anak menyanyikan lagu dewasa. banyak tuh….misalnya, di gang-gang rumah. Anak umur lima tahun mendendangkan lagu patah hati, atau kucin garong…
eko | Feb 14, 2008 | Reply
Waduh, saya tadi dah siap2 mo ngenye ttg kemana atris cilik kita… eh pas read more… jiwa raga ini lagsung tersentuh ama video yang ditampilin … duh, ada lagu imagine gitu pulak… huhuhuhu… mas bikin saya terharu pagi2…. (indonesia sekarang jam 7.00 mas)… apalagi lagu tell me why… hauhuhuhuhuhuhuhuhuhuhu…. dikau membuat perasaanku haru biru pagi2 gini…
tapi emang bener… prihatin banget yach, sekarng anak2 kecil nyanyinya…
“Oooo, kamu ketahuan… pacaran lagi… dengan dirinya… teman baikku…”
atau…
“Lailailailailailai… panggil aku si jablay… Abang jarang pulang aku jarang dibelay…”
Aduh… gak heran kalo nanti beberapa tahun kemudian prostitusi cilik merajalela diindonesia… Jangan salahin pelakunya… salahin orangtuanya yang gak peduli lagu2 apa yang dinyanyikan anak2nya, karna terlalu sibuk berlomba dngan yang lain, menngejar uang dan kenikmatan… Padahal, tidak banyak yang sadar bahwa lagu juga membentuk karakter seseorang…
Ahhh, postingan mas membuat saya jadi skeptik pagi2… mengharu biru pulakkkk…. aduh, ada yang bia pinjamin saya saputangan gak?… (yeee, gak jaman lagi kaliii sapu tangan…. TISSUEE… quick…quick… hahahaha)
salam kenal yach,
-silly-
Silly-stupid | Feb 18, 2008 | Reply
Masboi benar…
Dampak hilangnya penyanyi cilik ini juga ngefek di rumah. Vanya kecilku sekarang menjadi Mulan instead of Tasya. Yang dinyanyikannya adalah lagu-lagu dengan desahan “Ah ah ah..” dan “Ih ih ih…”
Ihhh… kembalikan anak-anak kami!!
Salam kenal, anyway
Dian | Feb 27, 2008 | Reply
lah gimana mo ada penyanyi cilik? wong anak2 kecil di sini dah dikarbit semua…liat aja gaya en penampilan anak-anak sekarang? mirip apa yang dipertontonkan sinetron di tv….lagian artis cilik kita smua lebih milih main sinetron kok, walopun cerita sinetron itu gak ada sangkut pautnya dengan dunia anak-anak.
tuti | Feb 27, 2008 | Reply
If you are willing to buy a house, you would have to receive the personal loans. Moreover, my father usually takes a small business loan, which is really rapid.
EFFIEPerkins19 | Jun 7, 2010 | Reply