Kopi Darat dengan Mantan Dosen
By masboi on May 3, 2008 in Serba-Serbi
Sabtu (3/5/2008) lalu mentari di langit Wageningen bersinar cerah ketika Mas Suryo (lengkapnya Suryo Adi Pramana, dosen Fisip Atma Jaya Jogja) berkunjung ke Wageningen dan mengadakan kopi darat dengan Masboi. Sebuah kunjungan yang menyenangkan, setelah terakhir bertemu terakhir, tahun 1999 lalu, sebagai dosen dan mahasiswa Fisip Atma Jogja.
Selama tiga bulan Mas Suryo berada di Belanda untuk melanjutkan studi doktoral di Vrij University, Amsterdam. Setelah proposal disertasinya di-acc, hari Minggu (4/5/2008) Mas Suryo kembali ke Indonesia untuk menulis dan mengerjakan penelitiannya. Sebelum pulang ke Indonesia, Mas Suryo menyempatkan mengunjungi Masboi, kawan dan mantan mahasiswanya.
Untuk menjamu Mas Suryo, secara khusus Masboi memasak pecel dan ayam goreng. “Wah, rasanya seperti di Indonesia,” kata Mas Suryo ketika menyantap pecel buatan Masboi. Setelah menikmati nasi pecel, Masboi mengajak Mas Suryo keliling kampus Wageningen dan bersepeda berdua ke Centrum (pasar) Wageningen.

Di pasar Wageningen, Masboi dan Mas Suryo sempet berfoto bersama, di depan gedung lama Kampus Wageningen. Setelah itu, mampir sebentar ke Hotel Dwereld, tempat penandatanganan pemberhentian perang dunia kedua. Senin (5/5/2008) akan ada perayaan ‘hari kemerdekaan’ atau liberation day di Wageningen, yang merupakan hari libur nasional.
Sekitar jam 15.00, Mas Suryo pulang karena dia masih punya rencana berburu buku di Amsterdam. “Kebahagiaan seorang guru atau dosen, salah satunya adalah ketika melihat murid atau mahasiswanya ‘maju’,” kata Mas Suryo sambil memotret Masboi di meja belajarnya. “Nanti saya pamerkan dengan adik-adik mahasiswa,” katanya.
“Terima kasih banyak atas kunjungannya. Salam untuk teman-teman dosen dan teman-teman mahasiswa,” kata Masboi.

waaa mau dong nasi pecel ayamnya mas boi :->
)
hari ini mo liat keramean di wage gak? ngomong2 5 mei gak libur tiap thn kok mas, kata suamiku org2 liburnya tiap brp thn sekali gitu. aneh yaaa.
aku karena kerja di wage kecipratan untung libur karena keramean di wage hari ini
retno | May 5, 2008 | Reply
Di Belanda ada bumbu untuk pecel juga ya Masboi?
Saya juga pengin banget rasanya bisa seperti Masboi.. Memberi sedikit kebahagiaan untuk guru-guru saya dulu.. Meski baru sekedar mimpi..
fxekobudi | May 5, 2008 | Reply
ooo kirain roy suryo kekekekeke
cyn | May 6, 2008 | Reply
Wah…jadi pengen ikutan nyicipin nasi pecelnya tuh
Rhein | May 10, 2008 | Reply
jadi menginggatkan daku dengan pertemuanku dengan Erman Suparno (Menakestran) agustus kemarin…btw, kalo tak saling link bakal lupa lagi deh,he..he…
gadis rantau | May 13, 2008 | Reply
canggih, bs buat pecel. umumnya co bisanya masak nasgor ato indomie doang..
zee | May 13, 2008 | Reply
wah… kalau saya ketemu mantan dosen pasti di omeli….
hebat Mas Boi…
kalau kebandung kontak aja saya…
nanti kita ngopi diwarung rakyat…
TikaBanget itu cuma Newbie !!! | May 15, 2008 | Reply
nasi pecel? hmmm jadi ingat makan.. hehe. Mas kapan2 diposting donk tentang biaya hidup di sana n bagaimana menyiasatinya.. sapa tau bisa jadi ‘berkat’ buat kita2 ke depan. trims
win_she2000 | May 1, 2009 | Reply