Menjaring Kepercayaan di Jejaring Maya

Bagaimana Menjaga Titipan Masyarakat?

Oleh: Y. Widodo

Kehadiran teknologi komunikasi dan informasi serta perilaku konsumen memanfaatkan media memaksa banyak perusahaan menemukan kembali standar dan metodologi untuk melindungi, mengelola, dan memelihara aset paling berharga: trust dan reputasi.

Internet telah membuat dunia tak lagi berjarak. Kehadirannya mengubah cara konsumen atau pelanggan memanfaatkan media. Kondisi ini membuka pemahaman baru bagi kalangan bisnis dan praktisi public relation untuk menemukan kembali cara mengelola dan memelihara reputasi melalui pendekatan cyber-PR..

Di era Internet, reputasi Anda tidak lagi dibentuk atau ditentukan oleh Anda dan perusahaan sendiri. “Kekuasaan” itu sekarang berpindah ke pelanggan dan konsumen. Merekalah yang kini membentuk dan menentukan reputasi perusahaan Anda (Alecia O’Brien, 2009).

Read the rest »

Solois ‘Berpenghasilan’ 500 Euro

Ini pertama kali dalam hidup saya: menjadi solois atau solis. Dengan suara ala kadarnya, saya memberanikan diri menjadi solois Lagu Bawalah Persembahan dalam acara Benefiet Concert,  sebuah acara penggalangan dana renovasi sekolah di Purwokerto, Jawa Tengah. Acaranya berlangsung di Gereja Kristen Benekom, Sabtu malam (28/03/2009) lalu bersama laskar suka menyanyi ‘Persekutuan Doa (PD) Wageningen’. Hasilnya, terkumpul uang 500 Euro. Lumayan :p

Bawalah Persembahan
Breng je offerande

Bawalah persembahan mu nanti
Breng je offerande
Ke altar yang suci
naar het heilig altaar
Semoga Allah Bapa berkenan
moge God de Vader bevestigen
Mengambil tanda cintaMu
dat Hij je teken van liefde aanneemt

Bawalah hati indah berseri
breng een hart vol vreugde
Ke altar yang suci
naar het heilig altaar
Semoga Allah Bapa berkenan
moge God de Heer bevestigen
Mengambil bunga hatiMu
dat Hij je offerande aanneemt.

Lenyaplah kesan hampa gulana
Het moedeloos gevoel verdwijnt
Semarak kini medan berbakti
veranderd door een blinkend veld van toewijding
Berhiaskan niat warna-warni
versierd door een kleurrijke intentie
Bagaikan kembang mekar berseri
als een glanzende bloesem

Bawalah senandung pasrah diri
Breng een lied van overgave
Ke altar yang suci
naar het heilig altaar
Semoga Allah Bapa berkenan
moge God de Vader bevestigen
Mengambil bakti diriMu
dat Hij je verering aanvaardt

Wong Ndeso Nggondol Emesceh

PhotobucketPuji Tuhan!

Satu tahap perjuangan telah selesai saya lalui. Sepuluh hari setelah presentasi tesis (21/08/2009) berjudul “Internet for participatory democracy: the experience of Indonesian NGOs to develop participatory democracy by the use of the Internet”, Senin (31/08/2009) lalu saya menjalani ujian ‘pembantaian’ thesis di depan Rico Lie dan Freerk van Wiersum (supervisor) dan serta Margiet van Wiessel (penguji). Selama satu jam saya ditanyai, didebat, dan mesti mempertahankan argumentasi saya di depan mereka. Hasilnya: saya dinyatakan lulus. Rasanya enteng dan plong meski nilai saya pas-pasan :p

Margit, si penguji mengatakan, topik saya menarik. Saya juga bisa mendeskripsikan dan mendefinisikan apa yang dimaksud dengan ‘participation’. Namun supervisor saya menlai saya kurang bisa memaksimalkan data-data yang saya peroleh. Di bagian reflection, analisis saya dinilai dangkal dan tidak bisa melakukan analisis ‘beyond’ tesis saya. Saya tidak bisa melihat dan menerapkan dalam konteks yang lebih luas.

Read the rest »

PPI Belanda Luncurkan Majalah Jong Indonesia

PhotobucketPerhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Belanda meluncurkan edisi perdana majalah online Jong Indonesia, Agustus 2009. Penerbitan Jong |ndonesia ini diinspirasi oleh perjungan media yang dirintis oleh Indische Vereeniging atau Perhimpunan Hindia. Organisasi yang berdiri tahun 1908 ini mempunyai bulletin Hindia Poetera yang diubah menjadi Indonesia Merdeka tahun 1924, ketika Indische Vereeniging berubah menjadi Perhimpunan Indonesia.

“Sebagai organisasi yang punya kaitan historis dan semantis dengan Indische Vereeniging dan Perhimpunan Indonesia, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda ingin menghidupkan kembali semangat perjuangan lewat media,” ujar Yohanes Widodo, Sekjen PPI Belanda 2008-2009, yang akrab disapa Masboi. Ia melihat ada sekitar 1500 pelajar Indonesia di Belanda. “Mereka adalah anak bangsa yang cerdas dan militan. Kalau transformasi wacana dan pertukaran gagasan antarmereka terjadi, ini akan menjadi kekuatan yang sangat luar biasa,” tambahnya.

Jong Indonesia diharapkan menjadi media pembelajaran, transfer informasi dan pengetahuan; mem-pererat-memperluas persaudaran antarmahasiswa Indonesia di Belanda; dan memberikan masukan terhadap perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. Read the rest »