Kiat Melamar Beasiswa ke Jepang

Oleh: Dr Jumiarti Agus

Setiap orang punya kiat berbeda, namun tetap saja kiat umum yang dilakukan lebih kurang sama. Alhasil, begitu Anda memutuskan memilih Jepang sebagai tempat studi dan berjuang mendapatkan gelar profesor, tahapan pertama yang harus dilalui adalah mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi.

Sama halnya ketika ingin mencari pekerjaan, tentu Anda pun harus tahu tentang perusahaan yang akan dilamar. Begitu juga ketika memutuskan untuk studi ke Jepang, mulailah mengumpulkan dan menggali informasi lebih luas dan dalam. Bisa saja informasi oral dari seseorang yang pernah sekolah di Jepang, melalui buku, internet, surat kabar, dan sebagainya. Informasi tersebut, misalnya, mulai tentang dinamika sekolah di Jepang, suka dan duka sekolah di negeri orang, biaya, dan lain-lainnya.

Budaya dan perilaku orang Jepang

Sangat penting mengetahui budaya, perilaku, dan karakter orang Jepang. Hal tersebut sangat erat hubungannya dengan adaptasi Anda kelak, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. Dengan demikian, akhirnya Anda tidak terkaget-kaget ketika hidup di Jepang. Banyak yang tidak bisa survive studi dan hidup di Jepang hanya lantaran tidak berhasil beradaptasi.

Read the rest

Pulang ke Rahim ‘Ibu yang Baik’

Saya membuka 2010 dengan lembaran baru.

Sejak 4 Januari 2010 ini saya pulang ke rahim ‘Ibu yang baik’, alma mater Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Saya bergabung sebagai guru bidang Jurnalisme pada program studi Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Saya ‘pulang’, karena sebelumnya, tahun 1993-1999 saya juga berada di sana, sebagai mahasiswa. Sejak berdiri tahun 1991 hingga kini, baru dua orang alumni yang menjadi guru tetap: Melani Yo, angkatan 1996 (masuk sekitar tahun 2000) dan saya (masuk tahun 2010).

Setelah dua tahun nyantrik di Wageningen University, Belanda dan berhasil menggondol gelar MSc saya putuskan untuk banting setir. Sejak lulus sarjana tahun 1999 saya bekerja sebagai praktisi media radio di Radio Sonora Palembang. Pertimbangannya, jika saya kembali ke radio, ‘ilmu’ yang saya peroleh relatif tidak terpakai. Selain itu, saya ingin menemukan suasana dan tantangan baru. Read the rest

Menjaring Kepercayaan di Jejaring Maya

Bagaimana Menjaga Titipan Masyarakat?

Oleh: Y. Widodo

Kehadiran teknologi komunikasi dan informasi serta perilaku konsumen memanfaatkan media memaksa banyak perusahaan menemukan kembali standar dan metodologi untuk melindungi, mengelola, dan memelihara aset paling berharga: trust dan reputasi.

Internet telah membuat dunia tak lagi berjarak. Kehadirannya mengubah cara konsumen atau pelanggan memanfaatkan media. Kondisi ini membuka pemahaman baru bagi kalangan bisnis dan praktisi public relation untuk menemukan kembali cara mengelola dan memelihara reputasi melalui pendekatan cyber-PR..

Di era Internet, reputasi Anda tidak lagi dibentuk atau ditentukan oleh Anda dan perusahaan sendiri. “Kekuasaan” itu sekarang berpindah ke pelanggan dan konsumen. Merekalah yang kini membentuk dan menentukan reputasi perusahaan Anda (Alecia O’Brien, 2009).

Read the rest

Solois ‘Berpenghasilan’ 500 Euro

Ini pertama kali dalam hidup saya: menjadi solois atau solis. Dengan suara ala kadarnya, saya memberanikan diri menjadi solois Lagu Bawalah Persembahan dalam acara Benefiet Concert,  sebuah acara penggalangan dana renovasi sekolah di Purwokerto, Jawa Tengah. Acaranya berlangsung di Gereja Kristen Benekom, Sabtu malam (28/03/2009) lalu bersama laskar suka menyanyi ‘Persekutuan Doa (PD) Wageningen’. Hasilnya, terkumpul uang 500 Euro. Lumayan :p

Bawalah Persembahan
Breng je offerande

Bawalah persembahan mu nanti
Breng je offerande
Ke altar yang suci
naar het heilig altaar
Semoga Allah Bapa berkenan
moge God de Vader bevestigen
Mengambil tanda cintaMu
dat Hij je teken van liefde aanneemt

Bawalah hati indah berseri
breng een hart vol vreugde
Ke altar yang suci
naar het heilig altaar
Semoga Allah Bapa berkenan
moge God de Heer bevestigen
Mengambil bunga hatiMu
dat Hij je offerande aanneemt.

Lenyaplah kesan hampa gulana
Het moedeloos gevoel verdwijnt
Semarak kini medan berbakti
veranderd door een blinkend veld van toewijding
Berhiaskan niat warna-warni
versierd door een kleurrijke intentie
Bagaikan kembang mekar berseri
als een glanzende bloesem

Bawalah senandung pasrah diri
Breng een lied van overgave
Ke altar yang suci
naar het heilig altaar
Semoga Allah Bapa berkenan
moge God de Vader bevestigen
Mengambil bakti diriMu
dat Hij je verering aanvaardt